Diberdayakan oleh Blogger.

Kenalkan Batik Klasik Purworejo

By | 07.00 Leave a Comment
BATIK SEMARANG – Memulai dengan belajar membatik secara otodidak, kini Ganjar Widiantoro telah berhasil menjadi salah satu pelaku usaha batik yang cukup sukses di Purworejo. Selain memproduksi batik kontemporer, warga Kelurahan Cangkrep Kidul, Kecamatan Purworejo ini juga ingin mengedukasi masyarakat mengenalkan batik-batik klasik khas Purworejo.


Pria yang barus saja mengakhiri masa lajangnya pada 20 Agustus lalu ini memulai produksi batik sejak akhir 2013. Berawal dari ketertarikannya terhadap batik yang terlihat bagus saat dikenakan orang-orang di sekitarnya, Ganjar tergugah untuk belajar membatik secara otodidak.

Pada awalnya dia hanya iseng dengan membeli canting dan peralatan membatik sendiri kemudian mencoba membatik secara asal. Namun lama kelamaan dia merasa m e n i k mati sehingga berusaha mencari guru dan berguru pada pembatik senior di Solo, Pekalongan, dan Jogja.

Batik yang dibuatnya kemudian dipakai sendiri dan teman-teman kantornya ternyata menyukai. Dari situ kemudian Ganjar mulai mendapat pesanan dan usahanya dari waktu ke waktu berkembang. Saat ini dia memiliki 10 orang pekerja dengan omzet per bulan mencapai puluhan juta. "Konsen saya ke batik khas Purworejo," kata Ganjar, kemarin.

Produk batiknya selain memenuhi pasaran Purworejo yang mencapai 75 persen, juga telah merambah hampir seluruh wilayah Indonesia, bahkan menembus Asia dan Perancis. Untuk menujang pemasaran yang luas, Ganjar mengoptimalkan penggunaan media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Ke depan, Ganjar akan tetap konsen pada batik khas Purworejo agar lebih banyak diketahui secara luas oleh masyarakat.

Selama ini, lanjutnya, masyarakat lebih banyak mengetahui bahwa batik khas Purworejo adalah batik Adipurwo dengan motif durian, bedug dan sebagainya. "Itu motif kontemporer khas Purworejo. Tapi sebenarnya ada juga batik motif-motif klasik khas Purworejo, seperti kopi pecah, mlati seconthong, menyan kobar, lung semongko, dan lung kenongo. Saya ked epanya ingin mengedukasi masyarakat supaya mengenalkan itu," tutur Ganjar yang sehari-hari juga sebagai guru di SLB Negeri Purworejo.

[suaramerdeka.com]




Cari inspirasi batik di Batik Jayakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan 172, Semarang. Ada koleksi batik dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah. Batik Jayakarta akan mengubah cara pandang masyarakat mengenai batik yang kuno dan formal menjadi batik yang modern.


Facebook | Instagram | Twitter | Path : @batikjayakarta
Telepon 024-7474758

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: