Diberdayakan oleh Blogger.

Batik Papua

By | 07.00 Leave a Comment
BATIK SEMARANG – Selain batik yang kita kenal dari wilayah Jawa, Madura, dan Bali, ada pula batik dari daerah timur Indonesia, yaitu Papua.

Dalam Warta Ekspor edisi Januari 2012 yang diterbitkan oleh Kementrian Perdagangan Republik Indonesia dijelaskan bahwa pesona dan keunikan motif batik Papua membuatnya dilirik oleh konsumen lokal hingga internasional.

Gambar: infobatik.id

Itu terjadi karena batik Papua menorehkan unsur sejarah dan arkeolog di dalamnya. Salah satunya yaitu “motif Asmat”, yaitu bentuk patung kayu suku Asmat. Batik Papua mempunyai ciri yang sangat khas yaitu warnanya lebih coklat dengan campuran warna tanah terakota (merah kecoklat-coklatan).

Selain motif itu ada pula motif lain antara lain, misalnya burung Cendrawasih, motif kamoro (simbol patung berdiri), motif Sentani dengan ciri gambar alur batang kayu yang melingkar-lingkar dengan hanya satu atau dua warna,dan motif yang divariasi dengan sentuhan garis-garis emas dan dijuluki “batik Prada”.

Motif batik Papua telah ada cukup lama bahkan pada masa manusia purba, yaitu sejak 40.000 hingga 30.000 tahun Sebelum Masehi, tulis Warta Ekspor. Hal ini ditandai dengan ditemukannya lukisan-lukisan dinding gua yang ada di kabupaten Biak dan Jayapura.

Peninggalan yang sarat akan nilai sejarah ini kemudian menjadi sumber inspirasi bagi para seniman di wilayah Papua untuk menghasilkan karya seni bertema etnik, dengan cara mengganti materil dari motif tersebut yakni yang semula dinding gua berpindah ke sebuah kain, yang kemudian kita sebut dengan batik Papua.



[tirto.id]




Cari inspirasi batik di Batik Jayakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan 172, Semarang. Ada koleksi batik dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah. Batik Jayakarta akan mengubah cara pandang masyarakat mengenai batik yang kuno dan formal menjadi batik yang modern.


Facebook | Instagram | Twitter | Path : @batikjayakarta
Telepon 024-7474758

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: