Diberdayakan oleh Blogger.

Proses Pembuatan Batik Tulis: (1) Nyoret

By | 07.00 Leave a Comment
BATIK SEMARANG – Membuat batik tulis merupakan salah satu teknik membatik yang dilakukan secara manual. Teknik ini termasuk yang paling tua jika dibandingkan dengan teknik batik lainnya. Proses pengerjaannyapun biasanya akan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena semua dikerjakan denga tangan yang butuh kehati-hatian, ketelitian, kesabaran dan ketekunan.

Batik tulis menjadi salah satu kerajinan tangan yang cukup diminati oleh para eksekutif. Jenis batik ini di pasaran bisa dibilang paling mahal jika dibandingkan dengan jenis batik lain, apalagi yang pengerjaanya hanya menggunakan teknik cap ataupun printing. Hingga saat ini jenis batik tulis termahal adalah batik tulis yang menggunakan bahan kain sutera dengan menggunakan pewarna alam.

Untuk membuat batik tulis, beberapa alat yang digunakan dalam di antaranya adalah aneka canting batik, malam/lilin batik, kompor minyak, wajan, gawangan dan lainnya. Sedangkan bahan yang digunakan bisa menggunakan kain mori ataupun kain sutera. Adapun urutan proses membuat batik tulis adalah nyoret, nglowongi, mewarnai, dan melorot.

Berikut penjelasannya.


1. Nyoret – Menggambar Pola Batik

Proses pengerjaan batik tulis dimulai dari Nyoret, yakni menggambar pola motif batik pada kain mori dengan menggunakan pensil. Proses menggambar pola motif batik ini bisa dibilang pekerjaan yang membutuhkan keterampilan yang baik. Orang yang menggambar harus benar-benar paham tentang berbagai pola motif batik, mampu membuat komposisi dan anatomi motif yang bagus, dan bisa memperkirakan hasil kain batik yang dibuat.

Bagi para pemula, untuk dapat menghasilkan gambar pola motif batik pada kain yang baik, biasanya pola motif batik tersebut dirancang terlebih dahulu di atas kertas. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan saat menggambar diatas kain.





[kesolo.com]
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: