Diberdayakan oleh Blogger.

Alasan Kawula Muda Pilih Kenakan Batik

By | 07.00 Leave a Comment

BATIK SEMARANG – Anak muda mengenakan batik ke mal atau acara santai lainnya sudah banyak ditemukan. Batik tak lagi menjadi pakaian orang tua, tapi kawula muda yang juga mengikuti tren kekinian.

Sebagaimana warisan, batik yang merupakan warisan luhur bangsa Indonesia pada akhirnya akan dihibahkan pada generasi muda Indonesia.

Menarik untuk mengetahui bagaimana fungsi batik dan petimbangan apa yang dilakukan oleh generasi muda saat ini saat memilih batik untuk dikenakan. Karena kenyataanya, batik kini telah berubah citra, dari sebuah kain bermotif antik menjadi busana trendi.

Lewat wawancara yang dilakukan Kompas Female terhadap 12 orang generasi muda dengan usia di bawah 30 tahun mendapati bahwa ternyata generasi muda memiliki opini tersendiri saat mengonsumsi batik.

Dari 12 orang generasi muda yang diwawancara, 11 orang menjawab bahwa batik digunakan saat acara formal seperti undangan pernikahan, atau undangan yang bernuansa kental Indonesia. Hanya satu orang, yakni Ridho (27) yang berkata dapat mengenakan batik dalam aktivitas sehari-hari.

Selanjutnya, hal yang paling dipertimbangkan saat memilih batik, mayoritas sebanyak delapan orang mengatakan adalah motif. Meski terdengar sederhana, kebanyakan narasumber mengaku bahwa sebuah motif dapat mewakili citra diri.

Salah satu generasi muda yang ditemui Kompas Female, Alissa (24) berkata, "Saya selalu mencari motif yang tidak kuno, jadi terhindari dari kesan tua."

Beda dengan Alissa, Tri (23) berkata kalau motif batik yang kecil menjadi pertimbangannya saat memilih. "Badan saya yang berisi akan lebih cocok jika mengenakan motif cenderung kecil," terang Tri.

Setelah motif, kebanyakan pemilihan bahan dianggap sebagai hal yang cukup krusial. "Kalau motifnya sudah bagus bahannya tidak nyaman, sama saja bohong," ujar Abe (28) salah satu pemuda yang ditemui Kompas Female.

Hal ketiga yang banyak menjadi pertimbangan adalah harga batik dimana kadang perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan. Palet warna yang terpengaruh dari selera individu juga menjadi pertimbangan berikutnya. Meski generasi muda banyak menyukai nuansa cerah dan terang, rona monokrom yang memberi kesan modern juga sering menjadi pilihan.




[kaltim.tribunnews.com]
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: