Diberdayakan oleh Blogger.

Batik Kulit: Aplikasi Proses Batik Pada Bahan Kulit

By | 07.00 Leave a Comment
BATIK SEMARANG – Batik Indonesia saat ini masih menjadi pilihan berbusana dan juga semakin di kenal di berbagai belahan dunia. Dengan berbagai kreasi warna, motif, serta bahan yang berkualitas, batik Indonesia disukai dan dipuja dunia. Batik Indonesia berkualitas tinggi, tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dipakai. Sekarang ini, trend batik tidak hanya untuk pakaian. Sepatu, dompet, dan tas dikreasikan sedemikian rupa dengan penambahan kain batik, sehingga barang tersebut terlihat lebih unik dan menarik. Selain eksplorasi bentuk dan desain batik pada fashion, bahan dan media untuk membatik juga dikembangkan, misalnya batik kulit.

Sandal Batik Kulit

Dari segi pembuatannya, batik bisa dibedakan menjadi empat, yaitu batik tulis, batik cap, batik print, dan batik lukis. Dan keempat proses pembuatan tersebut bisa diaplikasikan pada kulit. Untuk jenis kulit yang digunakan, para pengrajin biasanya menggunakan kulit domba dan sapi.

Sabuk Batik Kulit

Proses pembuatan batik kulit yaitu diawali dengan menyiapkan bahan kulit. Bahan kulit yang digunakan yaitu kulit mentah dan kulit split. Kulit mentah merupakan kulit yang langsung digunakan untuk proses pembuatan kerajinan kulit tanpa proses kimiawi. Sedangkan kulit split merupakan kulit yang sudah melalui proses kimiawi di pabrik ataupun tempat lainnya.

Proses selanjutnya yaitu pengolahan kulit, kulit direndam dengan menggunakan air selama satu hari hingga lunak. Kemudian direntangkan dengan menggunakan tali dan pigura kayu yang kuat. Selanjutnya, kulit tersebut dijemur dibawah terik matahari sampai kering. Kulit yang sudah kering segera ditipiskan dengan cara dikerok. Bagian yang dikerok adalah bagian rambut, dan sisa-sisa daging yang masih melekat di bagian dalam. Kulit dikerok dengan menggunakan pisau. Kulit bagian dalam dikerok terlebih dahulu dan lebih banyak dikurangi agar diperoleh kulit yang berkualitas. Setelah itu, baru dilanjutkan pengerokan kulit bagian luar, yang hanya sedikit karena bila dilakukan pengurangan terlalu banyak maka kulit yang dihasilkan akan menjadi mudah patah bila dilipat. Bila perlu, pada bagian ini hanya dihilangkan rambut-rambutnya saja dan dibersihkan dengan air. Terdapat beberapa metode yang digunakan untuk mempermudah pengerokan, seperti merendam kulit dengan air mendidih, dan dengan menggunakan air kapur sebelum direntangkan. Torehan pisau pada proses pengerokan hanya dilakukan satu arah dari atas ke bawah. Setelah kulit ditipiskan, sisa-sisa kerokan dibersihkan dengan air dan bagian yang dikerok dihaluskan dengan amplas. Selanjutnya, dijemur pada terik matahari hingga kering secara merata.

Sepatu Batik Kulit

Setelah kering, mulailah membentuk desain batik yang akan dibuat pada permukaan kulit yang akan dibatik. Desain batik bisa dipilih sesuai selera, bisa motif batik tardisional, modern, kontemporer maupun abstrak. Proses pembatikannya sama dengan proses membatik pada kain batik. Dari proses mencanting, mewarna hingga melorod. Bahan pewarnanya pun juga sama dengan pewarna tekstil untuk kain.

Setelah proses pembatikan selesai, bahan kulit tersebut baru dibuat produk fashion seperti tas, sepatu, sandal, ikat pinggang, gelang, dan lain sebagainya. Kerajinan batik kulit ini memiliki kisaran harganya mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Untuk anda yang berkantong tebal, harga bukanlah masalah asalkan anda merasa puas dengan produk yang dibeli. Selain bisa tampil gaya sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Tas Batik Kulit

Jika sahabat Fitinline ingin membeli produk batik kulit, untuk mengecek kualitas kulit yang digunakan, anda bisa mencium baunya maka bahan kulit tersebut akan berbau agak amis. Untuk perawatan fashion atau kerajinan berbahan batik kulit sebaiknya simpan di tempat yang tidak lembab, simpan di lemari dalam kadar oksigen cukup, agar tidak jamuran. Anda bisa menyimpannya dalam kantong berbahan kain, simpan dengan cara digantung, jangan dilipat agar bentuknya tidak berubah. Jika tas atau sepatu berbahan batik kulit terkena noda, basahi bagian yang terkena noda. Kemudian dengan menggunakan kain kasar yang sudah dicelup dengan sabun pencuci kain batik, usap bagian yang kotor dengan perlahan. Hindari menjemur di bawah terik matahari. Jika basah, cukup diangin-anginkan untuk menjaga warna batik dan kualitas kulit. Jika barang berbahan batik kulit disimpan dalam waktu yang cukup lama, keluarkan dari kantong penyimpanan untuk diangin-anginkan. Jika barang berbahan batik kulit berjamur, anda bisa menghilangkannya dengan lap lembut. Anda juga dapat memasukkan produk anti lembab seperti silica gel agar kulit tidak mudah berjamur.


[fitinline.com]
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: