Diberdayakan oleh Blogger.

Pedagang Terus Berburu Kain Batik

By | 08.45 Leave a Comment
Batik menjadi salah satu ciri keanekaragaman bangsa Indonesia. Berbagai macam corak dan jenis batik yang beragam membuat batik makin digemari dan terus diburu para pedagang.

Di awal 2017 ini, pakaian dan kain batik pun masih menjadi primadona para pedagang untuk menaikkan omzet mereka. Dengan cara membeli grosiran, keuntungan yang diraih para pedagang pun bisa mencapai 30 persen.

Pedagang batik asal Cirebon Arief (45) mengaku mengalami kenaikan omzet hampir 30 persen dibanding hari-hari biasanya pada awal tahun baru dengan mengusung brand batiknya bermerek "Akhsan".

"Sepanjang 2016, masyarakat pecinta batik nusantara masih menjadikan TM Thamrin City sebagai tempat pencariannya. Kami berharap dengan berbagai inovasi di 2017 dapat melayani pengunjung lebih baik lagi. Pedagang pun terus untung dan maju terus," tutur AVP Marketing Trade Mall Agung Podomoro Ho Mely Surjani, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/1/2017).

Senada, pedagang yang juga pemilik toko  "Padma Kirana 1", Sahroni, pun merasakan keuntungan tersebut. Pria yang khusus menjual batik tenun asli Pekalongan sejak tiga tahun lalu mengalami peningkatan. Bahkan dia mampu membeli Ruko sendiri dan kini menjadi hak miliknya.

"Alhamdulillah selama 2016, omzet rata-rata Rp25 juta-Rp30 juta sebulan. Mengingat banyaknya pedagang  batik, persaingan antarpedagang juga kian ketat terutama soal harga dan kualitas," ujar Sahroni.

Lain lagi dengan Rina, pedagang batik yang buka toko di Pasar Mayestik Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Musim liburan akhir tahun kemarin, dia bisa belanja dua sampai tiga kali seminggu dengan cara kodian atau grosir untuk dijual kembali.
Sumber : ekonomi.metrotvnews.com
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: