Diberdayakan oleh Blogger.

200 UKM Dilibatkan Dalam Pembuatan Baju Batik Lontara untuk Seragam

By | 07.00 Leave a Comment
200 UKM Dilibatkan Dalam Pembuatan Baju Batik Lontara untuk Seragam
Batik Semarang - Dinas Koperasi Kota Makassar bakal melibatkan 200 Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengadakan pakaian pegawai Pemerintah Kota Makassar.

Kadis Koperasi Gani Sirman mengatakan, pelibatan UKM ini bukan untuk meminta para anggota UKM memakai pakaian dinas (PDH).

Namun keterlibatan UKM ini tak lain untuk membuat desain dan menjahit baju batik para pegawai Pemkot Makassar.

Saat ini kata Gani, pegawai diwajibkan pakai batik di hari Kamis dan Jumat.

Hal tersebut diketahui atas Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 6 Tahun 2016 yang dituangkan dalam instruksi Walikota Makassar No 026 /07/ll/ortala/ 2016.

"Efektif hari ini," kata Gani, Senin (7/3/2016).

Gani mengatakan keterlibatan para UKM ini, untuk menghidupkan kembali UKM yang bergelut dibidang jahit dan sablon.

Dimana sebelumnya, sistem UKM yang ada di Makassar tidak memiliki kegiatan dan tiidak adanya wadah untuk menyalurkan karyanya.

"Olehnya itu, semoga pelibatan ini bisa membuahkan hasil bagi UKM di Makassar," Gani menambahkan.

Baju yang akan dijahit dan disablon itu, akan didesain dengan baju tertulis lontara dipadukan dengan batik bugis makassar.

Tentunya, agar karya ini bisa dibeli, Pemkot akan membantu mensosialisasikan baik kepada masyarakat umum, para pegawai Pemkot dan Perusahaan untuk membeli karya desain UKM di Makassar.

Mantan Camat Manggala ini menyebutkan, batik lontara identik dengan tulisan lontara, gambar kuda ayam jantan, balla lompoa, dan badik.

Untuk sementara, Dimas Koperasi mulai sosialisasi kepada UKM untuk membuat baju batik untuk pegawai.

Terkait dengan harganya, Gani akan mengeluatkam surat edaran untuk di ratakan.

"Rencananya 50 ribu per lembar. Tapi nanti dilihat sesuai dengan kesepakatan," katanya.

Perlu diketahui, Dinas Koperasi Pemkot Makassar saat ini membina 10.000 UKM yang tersebar di 14 Kecamatan.
Sumber : tribunnews.com
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: