Diberdayakan oleh Blogger.

Langkah Mudah Membuat Pola Batik

By | 07.00 Leave a Comment
Tips Membuat Pola Batik

Batik Semarang - Mengapresiasi batik bisa dilakukan dengan cara belajar membuat batik itu sendiri. Namun keterbatasan alat dan bahan terkadang menjadi halangan yang membuat kita malas belajar. Padahal membuat batik bisa diawali dengan dua alat sederhana, yaitu kertas dan pensil. Sebelum sampai pada proses mencanting, semua pembuat batik mengawali desainnya dari selembar kertas. Berminat menggambar batik? Ini dia caranya :

Alat dan Bahan :
  1.     Pensil (Pensil mekanik lebih disarankan)
  2.     Kertas HVS 1 lembar,
  3.     Penggaris atau Mistar (minimal 30 cm)
  4.     Penghapus.
Langkah-langkahnya:
  1. Gambar dengan menggunakan pensil satu bidang persegi panjang berukuran 24 x 18 cm di kertas HVS yang telah tersedia. Bagian dalam Persegi panjang ini yang nantinya akan digambari motif batik.
  2. Buat di keempat sisi persegi panjang tersebut, titik-titik berjarak 3 cm. Hubungkan garis-garis yang ada dengan menggunakan pensil secara menyilang sehingga terbentuk bidang belah ketupat sebagai garis bantu.
  3. Beri motif-motif yang Kamu inginkan dengan menggunakan garis-garis bantu tersebut. Kamu bahkan boleh menggambar garis bantu tambahan untuk menemukan pola hasil imajinasi Kamu sendiri.
  4. Jangan gambar satu pola yang melibatkan bidang luas kertas yang besar. Lebih baik jika Kamu menemukan pola kecil-kecil dengan detail yang tinggi. Sehingga setiap kotak memiliki satu pola
  5. Sebaiknya buatlah pola yang digambar dengan bantuan penggaris. Walaupun menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga, namun akan lebih rapi, bersih, teratur dan proporsional.
  6. Lakukan penebalan pada pola yang telah Kamu gambar dengan drawing pen. Kamu bisa memilih ukuran mulai dari 0.1, 0.6, atau 0.8. Disarankan menggunakan 0.1 karena penggunaan ukuran drawing pen lebih dari 0.1 membuat gambar Kamu terkesan belepotan atau tidak rapi.
Setelah gambar selesai, Kamu bisa mewarnai dan memajang hasil karya batikmu, atau mungkin menyimpannya agar kelak bisa dijadikan motif batik sungguhan dengan menggunakan canting dan kain yang asli.
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: