Diberdayakan oleh Blogger.

Empat Motif Khas Batik

By | 08.27 Leave a Comment
Empat Motif  Khas Batik
Kata batik berasal dari bahasa Jawa, ambatik. Kata ambatik adalah kata kerja. Akar kata kerja ini adalah tik (titik) dan berawalan am. Jadi Ambatik berarti membuat titik.Oleh sebagian besar kata ambatik ini diucapkan sebagai batik. Dewasa ini kata batik tidak lagi sebagai kata kerja tetapi sebagai kata benda, selembar kain yang gambar-gambarnya dibuat dengan cara ambatik.

Membatik merupakan tradisi turun menurun. Karena itu, sering motif batik manjadi ciri khas dari batik yang diproduksi keluarga tertentu. Motif batik adalah kerangka gambar pada batik berupa perpaduan antara garis, bentuk dan isen menjadi satu kesatuan yang mewujudkan batik secara keseluruhan . Motif batik disebut juga corak batik atau pola batik.. Motif batik tersebut dibuat pada bidang-bidang, misalnya: segi tiga, segi empat, dan lingkaran. Motif-motif batik itu antara lain motif hewan, manusia, geometris, dan motif lain. Motif batik sering juga dipakai untuk menunjukkan status seseorang.

Ada empat jenis motif batik yang akan saya bagi disini.

1. Motif geometris adalah motif berbentuk garis-garis.

Batik geometris melambangkan birokrasi pada pemerintahan, dari raja sampai dengan rakyat, atau “manunggaling kawula gusti”. Motif hias geometris berupa bentuk-bentuk garis yang tidak selalu lurus. Contohnya adalah motif hias tumpal pada kain sarung batik dari Jawa Tengah dan kain tenun dari Palembang. Bentuk-bentuk persegi pada kain sarung dari berbagai daerah, bentuk lingkaran dan belah ketupat pada kain batik dari madura, bentuk persegi dan dan setengah lingkaran pada kain batik dari Cirebon. Selain itu ada batik kawung, parang, dan panji.

2. Motif tumbuhan
Motif tumbuhan banyak terdapat pada kain batik, wujudnya berupa hiasan yang diperoleh dari obyek yang distilir/digayakan. Motif tumbuhan, contohnya mengambil bentuk dari tumbuhan menjalar, tumbuhan air, bunga.motif tersebut dapat menentukan suatu kain batik pada corak-corak tertentu seperti : corak ceplok, corak parang, corak semen,.

3. Motif hewan
Motif tersebut berupa bentuk-bentuk hewan yang di stilir atau disederhanakan.  motif hewan dianggap sebagai hewan keramat Contohnya adalah motif kerbau, motif burung. singa barong, kupu-kupu, dan sebagainya.

4. Motif manusia
Motif manusia dapat terdapat pada kain tenun dan songket, motif hias tersebut juga berbentuk manusia yang distilir atau disederhanakan. Motif batik manusia kebanyakan dianggap sebagai lambang roh nenek moyang atau lambang kesaktian. Misalnya motif batik yang berbentuk wayang, melambangkan tokoh yang dikagumi serta kain tenun songket yang menggambarkan peristiwa penjajahan indonesia
Sumber : www.kriyalea.com
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: