Diberdayakan oleh Blogger.

Cinta Batik Indonesia

By | 07.00 Leave a Comment
SD SIOLA BR PJ - Batik Jayakarta
Batik Semarang -  Tahun 2008 merupakan tahun kebangkitan bagi budaya lokal khisusnya batik, tren batik kembali berkembang pesat. Hal ini diperkuat dengan pendapat Ketua Dewan Pembina Yayasan Batik Indonesia (YBI) JOOP AVE  “ Penggunaan batik sebagai pakaian di Indonesia telah mencapai puncak kejayaannya”.Batik telah menjadi pakaian favorit disukai siapa saja, dikenakan pada acara apa saja, produktifitasnya dan kreativitasnya  meningkat tajam.  Cintailah produk dalam negeri itulah semboyan yang sering didengang-dengungkan oleh pemimpin kita, yang bertujuan untuk membangun kecintaan terhadap hasil budaya bangsa sendiri yang sudah berakar sejak lama dan memiliki nilai-nilai  adiluhung dan kekayaan berbagai corak/ motif yang beragam. Hal ini dimaksudkan untuk mengangkat keindahan batik kepada masyarakat  maupun mancanegara. Bahkan sekarang telah diakui PBB sebagai maha karya bangsa Indonesia.

Secara tidak sadar kita pernah melupakan budaya bangsa sendiri terutama generasi muda,  bagaimana tidak,  kita sampai terlena dengan budaya luar,  sampai sampai budaya bangsa kita di klaim oleh negara tetangga, baru setelah itu kita tergugah ternyata budaya kita sangat menarik dan diminati oleh fihak lain. Apakah kita tidak malu dengan leluhur  kita, karena budaya adalah warisan dari nenek moyang yang perlu dilestarikan. Dengan digalakkannya semboyan cintailah produk dalam negeri, diharapkan dapat membangun sebuh kesadaran sense of belonging masyarakat akan kekayaan budaya bangsa kita.

Sekilas tentang batik

Batik adalah seni menggambar diatas kain untuk pakaian, yang dibuat dengan teknik resist menggunakan meterial lilin. Kata batik berasal  dari bahasa Jawa yang berarti menulis. Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun silam. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Saat ini batik dapat ditemukan dibeberapa negara selain di Indonesia seperti Malaysia, Thailand, India, sri Lanka dan Iran, walaupun demikian batik yang sangat populer di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia khususnya Jawa. Berbagai ragam motif batik banyak kita jumpai di negara kita. Kita mengenal motif batik Asmat di Papua, Sasirangan di Kalimantan Selatan, batik Cirebonan, batik Solo, batik Lasem (Rembang), batik Yogya, batik Banyumasan maupun batik Pekalongan yang memiliki ciri khas masing-masing.

Batik dulu dan kini

Dulu batik sangat dijauhi oleh kalangan muda, karena batik identik dengan pakaian formal, pakainya orang tua,  motif  klasik, warna  cenderung tua (kecoklatan), dan hanya dikenakan saat tertentu (resepsi). Bahkan  anak muda yang mengenakan batik tak jarang mendapat sindiran, kuno, antik, ketinggalan zaman  (out of date) dari teman-temannya, sehingga mereka malu untuk mengenakan batik yang menurutnya old fashion.

Tapi sekarang rasa malu mengenakan batik mulai berkurang,  batik sudah menjadi tren bagi semua kalangan, pada acara apapun batik dapat dikenakan, apalagi modelnya bervariasi  dan unik. Warnanyapun beragam tidak terpaku pada warna tua, ada warna merah, biru, pink, hijau, kuning dan masih banyak lagi, dengan motif-motif perpaduan antara klasik dengan modern dan model-modelnya tidak kalah dengan pakaian masa kini. Tidak hanya warna, motif dan model yang bervariasi, tapi jenisnyapun sangat variatif, mulai dari batik tulis, batik kombinasi, batik cap maupun batik printing. Harganyapun terjangkau dari harga yang termurah sampai yang temahal tergantung jenis batiknya. Smbr
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: