Diberdayakan oleh Blogger.

Merawat Batik Agar Awet

By | 07.00 Leave a Comment
Batik adalah koleksi busana yang banyak dimiliki oleh orang Indonesia. Masyarakat Indonesia kini sudah akrab dengan pakaian bermotif tradisional ini. Apalagi setelah Unesco menobatkan batik sebagai warisan kebudayaan asli Indonesia. Baik orang tua maupun muda kini memilih batik sebagai busana sehari-hari atau ke acara tertentu.

Merawat batik memerlukan teknik khusus agar batik selalu awet. Apalagi jika batik tersebut terbuat dari bahan khusus seperti sutera atau batik tulis. Oleh karena itu, Shopious sudah menyiapkan cara merawat batik agar awet. Semoga bermanfaat!
 
Cuci dengan Shampo
Cucilah batik dengan menggunakan shampo agar warna batik tetap cemerlang. Caranya, larutkan shampo untuk rambut ke dalam air hingga benar-benar larut sepenuhnya. Kemudian celupkan batik ke dalam larutan shampo dan cuci hingga bersih. Jangan menggunakan sembarang detergen yang bisa merusak keindahan baju batik Anda. Bila perlu, gunakan sabun khusus untuk mencuci batik yag tersedia di pasaran.

Tidak Perlu Merendam
Mencuci batik yang benar adalah dengan langsung dicuci sekatika tanpa proses perendaman. Merendam atik akan menyebabkan warna lekas pudar (karena luntur) dan kain bisa rusak. Apalagi jika perendaman dalam waktu lama dan suhu air yang tidak tepat, maka batik akan cepat rusak. Gunakan suhu normal untuk mencuci kain batik. Jika batik tidak terlelu kotor, Anda bisa mencuci dengan air hangat tanpa deterjen. Atau gunakan lemon/citrun untuk batik dengan noda membandel.

Kucek Perlahan 
Mengucek baju berbahan batik terlalu keras dapat merusak kain. Kuceklah secara perlahan, jangan digosok telelu keras. Jangan pula memakai sikat atau papan pencucian. Cukup kucek pelan-pelan kain batik dan saat memerasnya gunakan tenaga sedang saja. Jangan memakai mesin cuci untuk mencuci batik, lebih baik pakai cara menual untuk mencucinya agar batik tetap awet.
 
 Saat Penjemuran
Jemurlah batik yeng telah dibilas tanpa diperas untuk menghindari batik kusut. Jemur dalam keadaan terbalik dean tata dengan menarik pinggir-pinggirnya agar batik tidak kusut saat kering. Jangan menjemur di bawah cahaya matahari langsung, namun jemurlah di tempat yang teduh/terlindung dari sinar matahari. angin-anginkan hingga kering.
    
Menyetrika Batik
Agar awet, jangan terlelu sering menyetrika batik yang Anda miliki. Menyetrika terlalu sering dapat membuat batik cepat pudar warnanya. Saat menyetrika, gunakan setrika uap. Bisa juga dengan setrika listrik biasa namun dengan teknik khusus yaitu meletakkan selembar kain tipis di atasnya. Jangan lupa menyemprot batik dengan cairan pewangi secukupnya.
    
Menyimpan Batik
Simpanlah batik di dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Apabila Anda menyimpannya dengan cara digantung, lapisi dengan plastik khusus untuk pakaian. Jangan memakai kapur barus, karena baunya akan menyengat. Gunakan merica untuk mengusir ngegat dan bila perlu pakai akar wangi untuk membuat aroma batik yang disimpan menjadi lebih wangi.
    
No Perfume
Jangan menyemprotkan parfum ke atas bati Anda, terutama yang berbahan sutera. Parfum dapat menempel kuat dan susah untuk dihilangkan. Jika ingin memakai parfum, gunakan parfum di badan Anda, jangan menyemprotkannya ke atas kain batik.
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: