Diberdayakan oleh Blogger.

Seharag Batik

Tokoh Batik

The Latest

BATIK SEMARANG - Bulan Ramadan sebagian perajin batik disibukkan dengan permintaan batik sajadah yang kini permintaannya meningkat dua kali lipat. Menurut sebagian perajin dan desainer batik produk tersebut sebenarnya bukan produk baru karena tahun lalu produk tersebut sudah pernah diluncurkan.

Desainer batik Kudus, Yuli Astuti saat ditemui kemarin menjelaskan, bahwa produk terlaris saat bulan Ramadan ini adalah batik sajadah, dan permintaannya saat ini mengalami kenaikan. “Produksi kami sebenarnya terbatas, karena hanya melayani pesanan, sehingga tidak sempat stok barang,” katanya.

Ia juga menuturkan, untuk batik sajadah memang setiap hari produksi hanya saja terbatas, namun karena saat ini momen Ramadan maka produksi jalan terus. “Hanya saja sesuai dengan pesanan, dan saat ini sudah ada sekitar 200an lebih,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, bahwa pembatasan produksi bukan berarti tidak adanya bahan, akan tetapi ini berkaitan dengan kualitas. “Karena pembuataannya handmade (manual) maka butuh waktu agar hasilnya maksimal,” terangnya.

Terkait soal pangsa pasar, ia menjelaskan sebenarnya tidak terbatas, semua segmen masuk. “Per lembarnya Rp 90 ribu – Rp 100 ribu tergantung motif dan coraknya,” paparnya.
Sedangkan soal wilayah pemasarannya, untuk sementara masih terkonsentrasi di wilayah lokal, karena biasanyua konsumen datang dan langsung mengambil pesanan sajadah tersebut.

“Pemasarannya biasanya kami buka melalui online, disitu kami berinteraksi langsung dengan konsumen dan akhirnya bisa langsung bertransaksi atau mereka datang ke tempat produksi langsung,” tandasnya.


Sumber: Suara Merdeka

BATIK SEMARANG - Perkembangan baju batik saat ini sudah berada dalam tingkatan yang sangat mengagumkan, khusunya untuk jenis baju muslim batik. Hal ini dikarenakan corak dasar dari batik yang memang bisa diaplikasikan pada berbagai jenis model pakaian.

Bahan dari batik sendiri bisa disesuaikan sesuai kebutuhan, sehingga mudah diterapkan pada semua orang dengan bidang profesionalitas yang berbeda.

Untuk busana muslim sendiri, batik sering diaplikasikan dalam bentuk baju gamis. Selain bentuk motifnya yang menarik, desainnya yang simpel membuat baju ini digemari bagi para muslimah untuk menghadiri acara tertentu.

Namun seiring berkembangnya model berbusana di dunia islam, batik sering dijadikan corak dalam berbagai jenis model, misalnya kaftan. Selain itu, baju muslim yang berbahan batik juga memiliki keberagaman bahan mulai dari sutra, brokat, atau sifon.

Diperlukan wawasan luas mengenai pakaian batik agar Anda bisa memliki pakaian yang sesuai dengan keinginan. Mulai dari pengetahuan mengenai motif, warna, kulitas bahan, hingga tren dari batik itu sendiri. Oleh karena itu, kami akan memberikan beberapa tips dalam memilih baju muslim batik.

Langkah pertama adalah dengan memilih warna busana yang senada dengan warna kulit. Untuk mereka yang memiliki warna kulit cerah, tentu bukan masalah karena jenis kulit ini cocok untuk mengenakan beragam warna batik.

Namun bagi Anda yang memiliki kulit agak gelap, sebaiknya selaraskan pemilihan warna batik dengan warna kulit Anda. Sangat disarankan untuk memilih batik dengan warna coklat, biru tua, abu-abu, atau beberapa warna lainnya yang memiliki ciri gelap.



Langkah kedua yaitu dengan memperhatikan model dari baju muslim batik yang hendak dibeli. Selain itu, pastikan untuk menselaraskan dengan postur tubuh Anda. Untuk tubuh yang terkesan agak gemuk, sebaiknya pilihlah busana yang memiliki corak sederhana sehingga tubuh tidak terlihat terlalu penuh. Sedangkan untuk yang memiliki tubuh kurus, disarankan untuk memakai batik yang bercorak ramai agar tubuh bisa terkesan lebih berisi.

Langkah terakhir adalah dengan mengenali kualitas bahan. Cari bahan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.


Sumber: Laksani
BATIK SEMARANG - Sebagai desainer, Zaskia Sungkar berharap selalu mendapatkan ide desain yang banyak. Ia pun banyak melakukan eksplorasi terhadap kerajinan khas daerah. Seperti halnya dari Surabaya, Zaskia mengaku tertarik dengan batik mangrove.

"Nanti mungkin aku pengen ngembangin batik khas Surabaya. Kemarin sudah hunting-hunting batiknya sih. Ada batik mangrove di sana, mungkin banyak yang belum tahu," kata Zaskia Sungkar di acara Wardah Fashion Journey, Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/3).

Kakak Shireen Sungkar itu ingin para pecinta desain busananya juga mengetahui bagaimana cerita, asal usul atau filosofi di balik pembuatannya. Seperti halnya batik mangrove dari ibukota Jawa Timur itu.

"Aku penginnya gitu sih, yang belum banyak tahu dari koleksi aku ini ngga cuma sekedar suka modelnya tapi juga ada stories di balik itu," imbuhnya.

Menyoal inspirasi, Zaskia Sungkar mengaku mendapatkannya dari mana saja dan apa saja. Ketika rasa ingin mencipta karya itu muncul, Zaskia langsung menuangkannya dengan media apapun.

"Jujur inspirasi datengnya dari mana aja, aku lihat tembok pun bisa dapat inspirasi. Kadang pernah aku ada di kamar hotel, ada kertas kecil juga bisa bikin, karena kalau nggak, nanti bisa lupa," tukas Zaskia Sungkar.

Sumber: bintang.com
BATIK SEMARANG - Berbagai inovasi dalam membatik terus diciptakan, salah satunya dengan ditemukannya bahan pengganti malam, yakni lem. Teknik membatik dengan menggunakan lem ini dikenal ramah dan tidak berbahaya bagi siswa dan anak kecil yang ingin belajar membatik.

Sang penemunya adalah Ade Supriyadi, warga Perumnas Kota Cirebon. Pada acara Kuno Kini Nanti Spenam Expo 2017 Batik Lem Cirebon, Sabtu (14/1) lalu, Ade mendemonstrasikan penggunaan lem untuk membatik kepada 100 siswa SMPN 6 Kota Cirebon.

Tanpa canggung, ragu dan takut akan bahaya membatik, para siswa pun dengan lihai menuangkan ekspresi mereka di kain sepanjang 10 meter.

"Kalau batik yang biasa dilakukan atau klasiknya itu pakai malam dan dipanaskan mendidih diatas kompor. Bagi anak-anak yang baru belajar cukup rentan dan berbahaya," ujar Ade Supriyadi di sela acara.

Dia menuturkan, seutas kain ketika sudah ada motif batik tetap menjadi kain batik. Artinya, menggunakan malam atau lem hanya sebatas teknik membatiknya saja dan beda bahan perintang. Selain itu, lanjut Ade, membatik dengan teknik menggunakan lem lebih ramah dan aman khususnya bagi siswa atau anak kecil yang ingin belajar membatik.

"Kalau pakai malam ya harus dalam kondisi mendidih dan panas. Membatik pakai malam tidak bisa dilakukan di kelas tapi membatik pakai perintang lem bisa dilakukan di kelas. Hasilnya tetap jadi batik," ucap Ade.

Untuk cantingnya, Ade pun mendesainnya sendiri. Canting yang dibuat pada batik lem dari botol obat tetes mata yang di bagian ujungnya diganti dan diberi tambahan list kecil berlubang yang biasa menempel di kursi kayu.

"Mirip dengan cotton bud yang ujungnya berlubang atau dibuat seperti tipe x yang cair. Tapi saya tidak pakai cutton bud karena kesannya kotor," sebut Ade.

Batik lem yang berhasil dikembangkan Ade Supriyadi juga memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya bisa dilakukan dalam waktu yang singkat di air yang tidak mendidih. Selain itu, lanjut Ade, batik lem juga bisa dilakukan di media lain selain kain. Dia menyebutkan, batik lem buatannya bisa digunakan di seluruh jenis sepatu bahkan kulit manusia.

"Kekurangannya kalau pertama di cuci kainnya masih agak keras karena sifat lemnya masih menempel jadi harus 3-4 kali cuci. Keringnya memang agak lama terus kalau mau dicelup pakai pewarna harus bolak balik mewarnainya agar setelah dicelup di air warnanya makin tajam," kata Ade.


Sumber: fajarnews.com

BATIK SEMARANG - Sebagai ciri khas Nusantara, batik selayaknya dilestarikan. Itu pula yang mendasari Titi Kamal selalu senang memakai pakaian yang berbahan dasar batik. Menurutnya, batik adalah warisan budaya Nusantara.

"Karena kita mau mengangkat warisan budaya Nusantara," kata Titi Kamal di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

Dengan kesadaran yang sama, banyak desainer yang membuat batik menjadi busana yang bisa dipakai dalam setiap kesempatan. Batik tak lagi memiliki imej tua atau ketinggalan jaman. Titi Kamal pun sering melakukan padu-padan dengan batik.

"Aku suka dress yang feminin, cewek banget pokoknya. Tapi emang nggak nutup kemungkinan aku pakai celana sama top, tergantung aku mau pergi ke mana," tutur Titi Kamal.

Sebagai figur publik, Titi Kamal juga tak mau ketinggalan mode terbaru dari dunia busana. Namun, yang lebih penting dari trend mode apapun adalah kenyamanan saat dipakai.

"Ya biasanya aku tetap ikut trend terkini apa. Disesuaikan juga sama bentuk tubuh aku, kira-kira cocok enggak sih. Misalnya ada yang bikin aku nggak pede, lengannya atau apanya," terang Titi Kamal.

Sumber: bintang.com

BATIK SEMARANG - Menyambut summer 2017, salah satu brand pakaian ternama, Minimal menggandeng Titi Kamal sebagai Brand Ambassador yang baru dengan tagline "Titi Kamal Loves Minimal" dengan menampilkan perpaduan gold dan batik. Bukan hanya alasan Titi sebagai public figure, melainkan sosok Titi yang ramah dan selalu memberi dampak positif.

"Minimal selalu menggandeng sosok wanita modern yang aktif dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, dan kami melihat kriteria tersebut pada Titi Kamal yang sukses membagi waktu antara keluarga dan konsisten memberikan dampak positif bagi dunia perfilman Indonesia," ujar Ruth Setiaty, Advertising dan Promotion Manager Minimal, Jumat (28/4/2017).

Koleksi summer kali ini lebih menampilkan desain fresh dan feminin yang menonjolkan kesan cantik dan elegan dengan sentuhan gold. Sentuhan gold ini sangat menarik perhatian dengan permainan mix pabric seperti jacquard, lace, cotton serta rayon dengan motif floral yang mendominasi.


Selain sentuhan warna gold, koleksi kali ini juga nggak kalah beragam dengan model potongan H-line dan A-line serta detail yang lebih playfull yang memberikan kesan mudah dikenakan tanpa menambahkan banyak aksesoris.



Nah, bukan hanya itu saja, di sequence terakhirnya, Minimal menampilkan spesial koleksinya bersama Titi Kamal, yaitu koleksi batik. Batik sarong yang menjadi pilihan ini telah dikombinasikan dengan motif geometris dari Papua. Bukan hanya itu, koleksi batik ini sengaja di desain lebih modern dengan detail pleated sleeves, dan dress dengan potongan A-line hingga cropped pants.


Menurut Titi, Ia sangat senang bisa berkolaborasi dengan Minimal, karena style Minimal dianggap sangat cocok dan nyaman dikenakan apalagi ada sentuhan batik dan juga sebagai warisan budaya. "Kita punya visi yang sama, kita sama-sama menginspirasi para wanita agar aktif berkarya dan dapat memberikan suatu yang positif bagi masyarakat," tambahnya.

Sumber: bintang.com
BATIK SEMARANG - Batik termasuk salah satu satu peninggalan budaya Indonesia yang mulai mendunia. Sejak diakui oleh badan dunia UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia, memunculkan banyak desainer-desainer lokal yang mulai berani menuangkan ide motif batik unik dan nyeleneh agar lebih terkesan modern.

Batik berhasil mendunia karena keunikan dan keberagaman motifnya. Berbagai kalangan kini bangga menggunakan pakaian dengan beragam corak tersebut. Ternyata tidak hanya orang Indonesia saja yang bangga menggunakannya, sejumlah pejabat dari negara lain juga kerap memakai batik saat berkunjung ke Indonesia.

Bahkan beberapa artis dunia atau Hollywood ditengarai termasuk penggemar batik. Seperti dilansir dari infoyunik, mereka sangat gemar mengenakan batik di kehidupan mereka.

Motif seperti itu pastinya terlihat unik dan mencuri perhatian di luar sana, tapi empat orang seleb Hollywood ini terlihat senang dan tak malu memakai batik baik dalam bentuk baju maupun bawahan bermotif batik. Kalau mereka saja senang memakai batik, tentunya kita makin bangga dan lebih mencintai batik.


1. Heidi Klum

Artis Hollywood kelahiran Jerman, Heidi Klum ternyata termasuk penyuka batik. Apa yang dikenakan oleh Heidi tentu termasuk istimewa, karena ia adalah seorang super model dan model asal Jerman pertama yang bergabung dengan brand lingerie dunia, Victoria's Secret Angels.

Sebagai seorang model, tak usah diragukan lagi kalau selera fashion Heidi termausk tinggii. Ia kerap mengganti penampilannya untuk tampil lebih fresh di tiap kesempatan. Tengok saja penampilan kerennya di salah satu jalanan Amerika Serikat, cantik dan modis.

Tentunya karena balutan luaran motif batik warna merah tua yang ia kenakan. Motif batik yang dikenakan oleh Heidi sendiri cukup modern karena merupakan perpaduan motif-motif lain yang dicampur jadi satu.


2. Dakota Fanning

Aktris muda Dakota Fanning termasuk hobi menggonta-ganti pakaiannya sehingga selalu kelihatan fresh di setiap kesempatan. Pada satu acara, Dakota memakai rok batik khas Indonesia. Pemilik nama lengkap Hannah Dakota Fanning ini terlihat begitu elegan dengan blus putih dan bawahan rok batik putih.

Dalam beberapa kesempatan pemeran film The Twilight Saga ini terlihat memakai batik dengan beragam corak. Beberapa kali Ia juga sering menggunakan tas-tas dengan corak batik asli asal Indonesia.


3. Jessica Alba

Artis cantik Jessica Alba tanpa ragu melewati karpet merah ke sebuah acara besar dengan mengenakan busana batik modern dengan motif parang khas Yogyakarta.

Pemain 'Fantastic Four' ini memadukan atasan batiknya dengan sepatu boot tinggi yang membuatnya terlihat sangat modis dan makin cantik. Foto ini diambil pada tahun 2005 yang lalu, jauh sebelum Indonesia memiliki Hari Batik sejak 2 Oktober 2009.


4. Paris Hilton

Sosialita dan artis Hollywood ini memang tak pernah sepi dan sensasi. Begitu juga saat ia berkunjung ke Indonesia di tahun lalu. saat sedang berlibur di Bali, Paris Hilton terlihat sedang melihat-lihat kain batik khas Sulawesi Utara yaitu Batik Minahasa.

Selembar kain batik yang ditulis halus dengan motif khas budaya Minahasa ini kemudian dibungkus dan ia bawa pulang ke Amerika. Kabarnya Paris benar-benar terkagum-kagum sampai ia membolak-balik meneliti satu demi satu gambar-gambar khas batik Minahasa.

Batik Minahasa tersebut dikenalkan oleh Ketua Perhimpunan Ragam Etnik Nusantara (Pernik Nusantara) Coreta Kapoyos yang juga Ketua Umum Yayasan Torang Samua Basudara (YTSB). Coretan pada kesempatan pertemuan tersebut ingin mempromosikan kekayaan warisan nusantara termasuk tas Etnik Indonesia Coreta Bag dan Batik Minahasa kepada artis internasional seperti Paris Hilton.

Selain membawa pulang kain batik, Paris juga menenteng tas Etnik Coreta Bag saat ia berada di Bali. Wajar saja rasanya kalau Paris begitu menyukai batik. Ia sudah beberapa kali datang ke Indonesia dan punya bisnis di Bali.

Sumber: bintang.com

BATIK SEMARANG - Salah satu pakaian yang merupakan budaya asli Indonesia. Kalau dahulu tidak banyak orang apalagi anak muda yang senang memakai batik karena dianggap kuno, kini kamu tidak akan pernah bisa menampik pesona batik di era modern ini.

Ngomong-ngomong soal batik, designer Tina Andrean dengan bangganya mempersebahkan koleksi terbarunya dari label Heritage Culture. Kurang lebih 30 tahun menjadi perancang busana dan menggeluti dunia mode, Tina Andrean tertantang untuk terus menciptakan dan mengangkat kain batik tradisional.

Di awal tahun 2017 ini, Tina Andrean menghadirkan koleksi batik ready to ware yang aesthetic dan modern dengan sentuhan ethnic yang khas sebagai wujud nyata dalam melestarikan budaya Indonesia.

Dipeluncurannya kali ini, (16/01/2017) yang bertempat di The Hermiteg Hotel, Jakarta Pusat, ia menampilkan 30 koleksi batik Heritage Culture by Tina Andrean untuk menyuguhkan keindahan batik bagi para pecinta fesyen tanah air.

Terinspirasi dari budaya Indonesia yang kaya akan kepribadian wanita Indonesia, koleksinya kali ini khusus menampilkan karya-karya inspiratif batik wanita untuk menunjang penampilan serta daya tarik wanita.


Tak hanya itu, koleksi batik yang ditampilkan juga cocok untuk dikenakan dalam segala suasana casual maupun formal event. Tian pun memilih beberapa batik dari berbagai unsur seperti, Batik Tulis Betawi yang Jenaka, Batik Tulis Pekalongan, Batik Tulis Solo serta Batik Tulis Jogja yang di mix dengan bahan katun halus, sutera satin, sutera baron, sutera ATBM yang dikerjakan dengan tangan dan kehalusan khas Indonesia.



Tina pun memperkaya desainnya dengan aplikasi border dan finishing batu-batuan yang memberi kesan anggun dan menarik dalam setiap gaun rancangannya. Koleksi batik tulis ini sendiri pun dibuat menjadi 5 tema yaitu, Coktail Batik, Semi Formal Batik, Cheongsam Batik, Formal Batik, Evening Batik.


Sumber: bintang.com

BATIK SEMARANG - Berkembangnya fashion busana muslim di Indonesia, membuat para desainer mendapat ruang untuk memamerkan karyanya. Busana muslim kini hadir dengan berbagai rancangan dan pemakaian bahan yang berkualitas bagus, sehingga saat memakainya para perempuan muslimah merasa nyaman dan percaya diri. Selain itu berbagai macam motif, misalnya motif batik kini dijadikan acuan penting desainer dalam merancang koleksinya, sehingga banyak orang yang tertarik dan minat mengenakan batik.

Misalnya batik Betawi yang tidak kalah modern dan elegan saat dipakai, apalagi dirancang untuk busana muslim. Batik Betawi sendiri memiliki ciri khas dengan penggunaan warna cerah, motif khas kesenian dan budaya antara lain ondel-ondel, monas dan alat musik Betawi, yang menjadikan busana menjadi terlihat unik dan menarik. Mau tahu seperti apa elegannya batik Betawi? berikut ini deretan busana batik Betawi yang unik dan modern.


1. Gamis 

Tampil feminin dan modern dengan mengenakan gamis pattern batik Betawi. Perpaduan warna hitam dan coklat membuat kamu makin elegan saat memakai busana modest wear.


2. Blazer

Blazer dengan motif yang ramai seperti ini dipadukan dengan warna dasar hitam pada gaun akan memberikan kesan penampilanmu semakin elegan dan cocok untuk pergi ke pesta.


3. Kain batik Betawi

Dan mengenakan kain batik Betawi sebagai bawahan dengan motif monas dengan aksen warna biru, orange dan hitam, kemudian kenakan atasan kutu baru modern atau blouse berpotongan sabrina yang polos dan jangan lupa manset yang senada dengan atasan kamu, lalu kenakan kain ini maka akan membuat penampilanmu anggun.


Yuk, mulai sekarang cintai produk Indonesia, seperti batik Betawi karena gak kalah kerennya untuk kamu pakai yang bisa dijadikan sebagai outfit kamu.


Sumber: bintang.com
BATIK SEMARANG - Model baju batik wanita gemuk seharusnya memang harus dibuat dalam ukuran yang lebih besar. Tapi bukan ukuran besar saja yang perlu diperhatikan. Rancangan busana yang dipakai oleh wanita bertubuh gemuk sebenarnya tidak bertujuan untuk menciptakan suatu penampilan yang membuat mereka nampak kurus. Yang paling utama adalah gaya busananya tetap dibuat menarik sehingga wanita tersebut bisa lebih percaya diri saat tampil di muka umum.

Model baju batik wanita gemuk memiliki teknik pembuatan serta ciri yang agak berlainan gaya busana untuk perempuan bertubuh langsing. Sebagai material yang dapat dikreasi dalam berbagai jenis dan bentuk, kain batik memang bisa dijadikan pilihan guna mengatasi masalah yang dialami wanita gemuk. Terutama sekali masalah yang berhubungan dengan penampilan.

Model Baju Batik Wanita Gemuk Terbaru

Memilih baju batik bagi perempuan gemuk bukan merupakan hal yang sulit dilakukan. Pada masa sekarang ini, sudah banyak tersedia busana batik yang khusus dirancang dan diciptakan untuk mereka. Perkembangan dunia fashion sudah mampu mengatasi masalah tersebut. Yang penting adalah corak serta motif batiknya harus selaras dengan bentuk tubuh dan warna kulit. Perlu disadari, wanita gemuk juga punya hak tampil cantik saat mengenakan baju batik.

Model Baju Batik untuk Orang Gemuk dan Pendek


Batik Wanita Gemuk Berbahan Katun

Perempuan bertubuh besar dapat memuaskan selera fashionnya agar mempunyai penampilan indah dan sempurna saat datang pada suatu acara. Adapun model baju batik wanita gemuk yang paling pas dan cocok untuk mereka adalah yang terbuat dari bahan katun. Jangan pakai busana batik dari sutra, spandek dan sejenisnya.

Model Baju Batik Katun untuk Wanita Gemuk


Model Batik untuk Wanita Gemuk Berhijab

Desain Atasan Batik Wanita Gemuk
Jika menggunakan model atasan batik, sebaiknya memilih yang ukuran panjangnya mencapai pantas atau di bawahnya. Sedangkan kerahnya, lebih baik yang menggunakan model B. Atau bisa pula memakai hiasan kancing yang ditata dalam bentuk vertikal. Untuk motif kain batik yang dipakai sebagai bahannya, harus dipilih yang motifnya kecil serta pola sederhana.

Desain Batik untuk Wanita Gemuk
Desain Batik Modern untuk Wanita Gemuk

Busana Batik Wanita Gemuk Berhias Sabuk

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih model baju batik wanita gemuk yaitu pada bagian pinggangnya. Jika baju batik tersebut menggunakan gaya terusan, sebaiknya di bagian pinggang dikasih aksesoris atau hiasan, misalnya berupa ikat pinggang atau sabuk. Hiasan ini dapat membuat bentuk perut yang biasanya tambun jadi tersamarkan. Sedangkan pada bagian lengan, jangan memilih baju yang ada kerutannya.

Busana Batik Wanita Gemuk Berhias Sabuk
Model Batik Wanita Gemuk dengan Sabuk

Baju Batik Wanita Gemuk Model Longgar
Jangan berpikir apabila kegemukan badan dapat disamarkan melalui pakaian yang ukurannya lebih kecil atau ketat. Model baju batik seperti ini justru akan menjadikan pemakainya terlihat makin tambum. Sebaiknya memilih ukuran yang pas atau sedikit lebih longgar. Baju ini bisa membuat tubuh makin enak dan nyaman bergerak.

Baju Batik Wanita Gemuk Model Longgar

Baju Batik Wanita Gemuk Model Longgar

Satu hal lain yang harus diingat ketika menentukan pilihan model baju batik wanita gemuk adalah jangan menggunakan perhiasan atau aksesoris yang berlebihan. Pakai perhiasan yang tidak terlalu mencolok namun bisa membuat penampilan terlihat makin manis dan cantik.


  • Sumber: koleksidress.com

BATIK SEMARANG - Seorang pemuda dari Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Suyanto (29) menciptakan motif batik unik dari khas daerah tersebut.

Suyanto memulai usaha batik sejak 2010 lalu. Hingga kini usahanya berkembang karena selalu memunculkan motif Grobogan.

Di tangan Suyanto, sejumlah motif unik khas daerah dibuat, mulai dari corak jagung, daun jati, padi, kembang turi, kedelai, Api Abadi Mrapen hingga Bleduk Kuwu. Dua corak terakhir adalah tempat wisata unggulan di wilayah setempat.

"Batik Grobogan yang saya buat ini identik dengan alam dan tumbuhan. Ini sesuai logo Grobogan, yang saya buat ini motif jati, padi. Saya ingin menampilkan ada yang khas dari yang ada di sini," ujar Suyanto, Rabu (8/3/2017).

Suyanto sendiri mendesain sendiri motif yang dibuat. Pada masa-masa awal, motif yang digambar adalah motif alam yang sederhana. Namun belakangan, desain sudah dikombinasi dengan ditambahkan motif modern.
"Desain saya sendiri. Sejauh ini saya baru buat 6 motif inti, ada bambu juga," kata dia.

Suyanto mengaku, usaha batik khas terbilang menjanjikan. Sejak didirikan enam tahun silam, usahanya tidak pernah bermasalah. Usahanya tiap tahun berkembang, baik segi modal dan kekayaan bentuk desain.

Saat ini, minimal 50 hingga 80 potong batik tulis buatannya dijual laris, baik dari warga Grobogan maupun sekitarnya.

"Pasar batik menjanjikan. Saya sudah sering kirim ke luar pulau Jawa. Pasar luar negeri juga sudah ada," ujar warga Dusun Kanusan, Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulonan Grobogan, ini.

Selain membuka kios di wilayahnya, dia juga menjual batik Grobogan melalui media sosial. Promosi gratis melalui Facebook, Twitter dan Instragam digunakan dengan baik. Meski sudah berkembang, Suyanto masih ingin berkembang lagi.

Saat ini, dia berusaha mengolaborasikan desain terbaru agar batiknya bisa lebih berwarna.

"Batik yang saya pakai ini sudah lama. Tapi yang terbaru, saya sudah buat warna lebih berani. Kalau yang warna alam lebih soft," ucapnya.

Batik Grobogan karya Suyanto yang mencerminkan keunikan daerah dipuji Gubenur Jawa Tengah. Hanya saja, menurut Ganjar, batik Grobogan perlu disempurnakan untuk desain dan kombinasinya agar bisa mencerminkan kekhasan Grobogan.

Sumber: kompas.com
Gambar: solopost.com

BATIK SEMARANG - Fashion batik yang ada tak semuanya bisa sesuai dan cocok dengan kamu apalagi dengan warna kulit kamu. Kecenderungan orang Indonesia yang berkulit sawo matang ini perlu fashion item yang sesuai juga dengan warna kulitnya. Meski tak sedikit juga yang memiliki kulit putih atau kuning. Berikut ini adalah tips seputar warna pakaian khususnya batik yang sesuai dengan warna kulit kamu.


1. Warna kulit putih cerah

Beruntung orang yang memiliki warna kulit putih cerah karena cocok menggunakan pakaian dengan warna apapun. Namun lebih menarik lagi jika menggunakan pakaian berwarna pastel atau lembut seperti coklat muda, biru muda maupun pink muda, karena akan tampak elegant.


2. Warna kulit kuning langsat

Jika kamu memiliki kulit kuning langsat, sebaiknya pilih pakaian dengan warna-warna tropis seperti jingga, hijau, merah, kuning dan biru.


3. Warna kulit sawo matang

Orang yang memiliki warna kulit sawo matang seperti kecenderungan orang Indonesia sangat cocok menggunakan warna ungu, maroon, merah hati atau tosca. Perpaduan antara warna gelap dan terang akan mempunyai kesan mewah untuk kulitmu. Warna lain yang cocok adalah pink, cream (beige), dan biru tua (navy). Sebaiknya hindari menggunakan warna pucat seperti olive (hijau abu-abu), warna terang seperti merah, dan coklat tua.


4. Warna kulit gelap

Untuk kamu yang memiliki warna kulit gelap sebaiknya gunakan pakaian warna tanah yang lembut, seperti perpaduan antara warna hitam, abu-abu, coklat, krem, sampai kuning.


Semoga bermanfaat.


Sumber: medogh.com