Diberdayakan oleh Blogger.

Seharag Batik

Tokoh Batik

The Latest


BATIK SEMARANG – Hologram yang bakal dipasang pada batik asli buatan Indonesia, semakin gencar disosialisasikan oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft (Asephi) Pekalongan. Ketua BPC Asephi Pekalongan Romi Oktabirawa menerangkan, hal ini dilakukan untuk melindungi batik asli Tanah Air. 

Selain itu dia menambahkan pemasangan hologram pada batik tersebut juga untuk menjaga kelestarian batik. "Hologram itu sebagai penanda batik asli. Sehingga bisa melindungi dan melestarikan batik asli yang ada di Indonesia," katanya usai sosialisasi hologram batik asli di Hotel Pesona. 

Lebih lanjut dijelaskannya batik asli yang bakal dipasang hologram yakni batik tulis, batik cap dan kombinasi keduanya. Hal itu sesuai dengan penghargaan yang diberikan oleh UNESCO (United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization). "Yakni prosesnya. Sebab batik adalah proses, bukan tekstil. Kalau printing itu tidak batik, namun produk tekstil yang menyerupai batik," jelas dia.

Menurutnya, dalam proses membuat motif batik dilalui dengan berbagai cara. Antara lain yakni proses spiritual maupun tirakatan. "Jadi ada makna filosofi dalam sebuah motif batik yang merupakan hasil tirakat. Tidak gampang membuat motif, tidak seperti sekarang yang sudah sangat mudah. Sebab, saat ini bisa juga, maaf dengan teknologi digital. Jadi batik Indonesia dan Jawa tidak hanya goresan tangan saja, tapi ada makna filosofi historikalnya," terangnya.

Pihaknya berharap seluruh perajin batik bisa segera menggunakan hologram batik, sehingga para perajin bisa melindungi karya batiknya. "Nanti saat pameran inacraft, para perajin batik sudah menggunakan hologram ini. Batik wajib, sebab pilot projek hologram ini. Total ada sekitar 150 perusahaan/perajin batik di Pekalongan," harapnya.

Sementara itu Wakil BPC Asephi Pekalongan Arif Wicaksono mengatakan, kedepannya juga akan menggunakan aplikasi yang bisa gunakan pada HP cerdas. Sehingga para konsumen tidak kesulitan lagi untuk mengetahui keaslian batik tersebut. "Kedepan tinggal menggunakan aplikasi HP, seperti barcode umumnya. Jadi nanti ketahuan batik itu asli atau tidak. Kalau dipalsukan juga akan ketahuan, saat dicek menggunakan aplikasi bisa ketahuan itu produk milik siapa," papar dia.

Selain batik asli, dia menambahkan, produk handicraft Indonesia lainnya juga akan dipasang hologram. Dirinya memberikan contoh yakni tenun. "Nantinya tenun juga akan dilindungi dengan hologram. Bertahap. Selain bisa melindungi, diharapkan juga ada nilai tambah setelah dipasang hologram tersebut," tambahnya.



[sindonews.com]

BATIK SEMARANG – Bekerjasama dengan Kajian Antropologi Indonesia, Yayasan Batik Indonesia menggelar acara diskusi bincang batik bertajuk Pengaruh Kebudayaan Peranakan pada Corak Hias Batik Pesisiran. Menggandeng pembicara Nita Trismaya, M.Ds yang merupakan dosen lulusan Desain Tekstil IKJ, diskusi kali ini lebih membahas tentang pengaruh budaya Cina terhadap corak batik Indramayu.

"Sebetulnya ini kolaborasi antara forum Kajian Antropologi Indonesia dan Yayasan Batik Indonesia cuma bertempat si musem tekstil. Hari ini bersama ibu Nita kami hanya ingin menampilkan bagaimana pengaruh peranakan terhadap corak hias batik pesisir Indramayu. Jadi ini memang tentang pengaruh Cina kepada ragam hias bagi batik. Sebetulnya masih banyak pengaruh luar untuk batik kita seperti dari Arab juga ada, India ada, Eropa juga ada, jadi memang kita harus mengakui ada pengaruh-pengaruh dari luar terhadap corak batik kita," jelas Tumbu Ramelan selaku kolektor batik dari Yayasan Batik Indonesia saat ditemui di Museum Tekstil, Jakarta, Sabtu (25/3).

Sementara itu, Nita menjelaskan bahwa Cina memang telah membawa pengaruh besar terhadap perkembangan dan khususnya motif batik Indramayu sejak zaman sebelum masehi. Berbeda dengan motif batik pada umumnya, motif batik Indramayu cenderung lebih sederhana dengan corak besar dan berwarna-warni. Hal ini disebabkan oleh tujuan masyarakat pesisir sendiri yang memang membuat batik untuk diperdagangkan.

"Sebenarnya pengaruhnya sangat besar karena sejak zaman peunggu kita sudah berhubungan dengan Cina. Karena Indonesia itu semuanya kan hasil persilangan budaya. Kayak motif meander itu sudah sejak sebelum masehi, tapi belum secara berkesinambungan, baru sekitar abad ke-14 atau 15 itu baru ada kontinuitas tapi ini khusus pesisir lho ya," ungkap Nita.

Ia menambahkan untuk motif batiknya sendiri berbeda dengan batik Yogyakarta dan Keraton. "Kalau dari segi motifnya itu berbeda dengan batik lain, seperti batik Jogja misalnya. Batik Jogja kan keraton, biasanya untuk upacara, acara keraton, jadi motifnya lebih detil dan rumit. Kalau batik Indramayu pesisir ini motifnya lebih sederhana, besar-besar dan berwarna-warni karena mereka bikin batik untuk dijual," pungkasnya. 



[sindonews.com]

BATIK SEMARANG – Yayasan Batik Indonesia memperkenalkan beberapa model batik dengan tema Pesona Batik Warna Alam.  Hal ini untuk meningkatkan kecintaan batik di Indonesia.

Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia (YBI) Jultin Ginanjar Kartasasmita mengatakan Pesona Batik Warna Alam memiliki sejarah panjang.  "Pewarnaan batik awal mulanya dari keanekaragaman hayati kulit kayu, daun, buah, bunga yang mana merupakan ciri khas Indonesia,"  kata Jultin di Jakarta, Rabu (12/3).

Batik merupakan warisan budaya yang terus terjaga kelestatiannya dan seiring perkembangan terus meningkat, khususnya dalam hal kreativitas. Apalagi para pembatik semakin giat membentuk beberapa model yang disukai masyarakat.

"Banyak perajin batik yang semakin bagus dan semakin kreatif dalam menghasilkan batik yang disukai. Mereka pun semakin modern tanpa menghilangkan ciri khas batik,"  ujarnya.

Guna lebih memasyarakatkan batik dengan desain kekinian, dihadirkan pagelaran busana batik. Acara berlangsung selama lima hari, mulai 7- 11 Juni di Jakarta Convetion Center (JCC).

Selain pagelaran batik, ada juga talkshow dan beberapa tips yang lebih ciri khas dalam penggunaan batik. Kemeriahan acara juga akan penampilan Gitar Batik yang pernah meraih rekor MURI. 



[sindonews.com]


BATIK SEMARANG – Ketika Anda menggunakan batik sebagai busana sehari-hari atau pun datang ke sebuah acara, hal yang perlu diperhatikan adalah motif batik yang dikenakan.

Sebab, seperti yang dituliskan oleh Adi Kusrianto dalam bukunya yang berjudul Batik: Filosofi, Motif, dan Kegunaan, terkadang seseorang memakai busana batik tidak sebagaimana fungsinya.

"Misalnya pada saat menghadiri sebuah acara pesta atau acara resmi lainnya, dia malah menggunakan motif batik yang sebenarnya untuk menghadiri acara pemakaman atau untuk lurup (penutup jenazah)," tulisnya dalam buku tersebut.

Kain batik yang biasa digunakan untuk penutup jenazah ini berupa kain batik yang berpola Sidamukti, Sidamulya, Sidaluhur, Semen Rama, dan Kawung yang bermakna kembali ke alam.

Hal serupa dikatakan juga oleh dosen dan peneliti di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Dwi Woro Retno Mastuti.

"Kalau orang meninggal, jenazahnya ditutupi dengan batik motif sidamukti, sidaluhur, kawung, atau pun batik kesukaan almarhum," ujarnya.

Dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa semua motif pada batik diciptakan untuk tujuan dan harapan yang baik.

Masing-masing motif memiliki kegunaannya sendiri sehingga motif tersebut harus digunakan untuk acara yang tepat.

Maka dari itu, ketika Anda hendak bepergian, sebaiknya perhatikan motif batik yang digunakan.

Jangan sampai Anda menggunakan kain batik untuk penutup jenazah ketika datang ke sebuah pesta.



[kompas.com]

BATIK SEMARANG – Batik-batik yang kita temui, merupakan hasil kreasi dari orang-orang yang berjiwa seni tinggi. Setiap daerah memiliki keunikan dalam motif, teknik pembuatan dan makna simboliknya.

Dilansir dari berbagai sumber, mari kita intip macam teknik pembuatan batik:


1. Teknik Canting Tulis

Teknik canting tulis adalah teknik membatik dengan menggunakan alat yang disebut canting yang biasanya digunakan di Jawa. Canting berfungsi untuk menorehkan cairan malam pada sebagian pola di kain mori. Ini membutuhkan ketelitian yang tinggi, dan keuletan seniman, tak heran batik tulis mahal. Saat kain dimasukkan ke dalam larutan pewarna, bagian yang tertutup malam tidak terkena warna. Membatik dengan canting tulis disebut teknik membatik tradisional.


2. Teknik Celup Ikat

Teknik celup ikat merupakan pembuatan motif pada kain dengan cara mengikat sebagian kain, kemudian dicelupkan ke dalam larutan pewarna. Setelah diangkat dari larutan pewarna, ikatan dibuka sehingga bagian yang diikat tidak terkena warna. Sejalan perkembangan zaman, teknik celup ikat tidak hanya juga dilakukan dengan cara disiram, disuntik, spray, dan lain-lain. Celup ikat menggunakan tali, benang, dan karet sebagai bahan penghambat atau perintang warna. Celup ikat dikenal dibeberapa daerah di Indonesia dengan nama jumputan, tritik (Jawa Tengah dan Yogyakarta) , Sasirangan (Banjarmasin) dan Pelangi (Palembang).


3. Teknik Printing dan Cap

Teknik printing dan cap menggunakan canting cap. Canting cap merupakan pelat berisi gambar yang timbul. Proses pembuatannya permukaan canting cap dicelupkan dalam cairan malam. Kemudian, dicapkan pada kain mori, dan akan meninggalkan motif. Keuntungan menggunakan canting cap yaitu proses pemalaman lebih cepat.
Berbeda dengan batik cap, batik printing ini proses pewarnaan hanya satu sisi kain mori saja.

Sehingga warna dari batik sablon printing ini lebih cepat pudar.Kelebihan dari teknik batik sablon printing adalah kecepatan dalam produksinya, yang sekali cetak satu warna hanya membutuhkan waktu 5 menit. Selain itu motif batiknya juga lebih detail.


4. Teknik Colet

Batik tulis warna yang motif batiknya dibuat dengan teknik colet. Teknik colet disebut juga dengan teknik lukis, dengan cara mewarnai pola batik dengan cara mengoleskan cat atau pewarna kain jenis tertentu pada pola batik dengan kuas. Teknik colet membutuhkan cita rasa seniman yang tinggi, kreatifitas dan skill maupun pengkombinasian warna dari pelukis batik ini. Semakin kecil, rumit dan detil gambar yang di hasilkan, semakin tinggi nilai seni dan nilai jual dari batik colet ini.

Nah itu beberapa teknik dalam proses membuat batik.



[majalahkartini.co.id]

BATIK SEMARANG – Batik merupakan warisan budaya khas Indonesia. Namun saat ini batik menjadi tren fashion yang sering ditampilkan oleh beberapa desainer mode dengan berbagai kreativitas yang tinggi membuat batik ini bisa digunakan secara casual.

Selain itu batik juga bisa digunakan oleh anak anda. Membuat anak tampil cantik dan gagah dengan menggunakan beberapa model batik. Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia (YBI) Jultin Ginanjar Kartasasmita mengatakan, bahwa orang tua harus jeli memilih model batik untuk digunakan oleh anak.

Diantaranya memilih warna baju batik yang sesuai dengan selera anak. Sehingga hal itu membuat anak menyukai batik dan membuatnya tampil cantik dan gagah dan serasi dengan anda.

"Memang anak-anak jarang pakai batik, tapi pemilihan warna batik untuk digunakan si kecil harus bisa dilakukan oleh orang tua, biasanya anak suka warna-warna yang cerah seperti biru, pink dan hijau. Warna itu lebih adem dipakai oleh anak dan membuat anak semakin cantik," ujar Jultin.

Untuk motif dan model yang digunakan agar lebih memilih kemeja bagi anak berjenis kelamin pria. sedangkan untuk anak perempuan lebih cocok mengenakan dress batik yang memiliki lengan pendek.

"Kalau model itu biasa kalau cowok itu cocok pakai batik dengan yang ada kerahnya kayak kemeja kalau perempuan bisa dress baik tanpa lengan maupun berlengan. Kalau motif semua batik memiliki motif yang bagus dan cocok dipakai oleh anak-anak," katanya.



[sindonews.com]

BATIK SEMARANG – Pernah melihat batik-batik dalam tampilan warna-warna yang sangat beragam, hampir seperti pelangi yang memiliki semua spektrum warna, dan membuat berpikir: “Bikinnya berapa lama ini?”

Bayangkan ketika sepotong kain yang sudah dicanting atau dicap dengan malam akan diberi warna, dicelup dalam cairan pewarna untuk satu warna saja, kemudian dijemur. Lalu proses cantingan harus diulang lagi untuk menutupi bagian motif lain yang mau diwarnai dengan warna berbeda.

Jika satu warna membutuhkan 1 proses pembatikan, lalu warna-warna pelangi apa dilakukan sebanyak 7 kali?

Ternyata tidak harus seperti itu. Dalam ragam teknik batik di Indonesia, dikenal teknik pewarnaan lain selain teknik celup, yang disebut teknik “colet”.

Teknik colet diperkirakan berkembang pada mulanya di daerah pesisiran seperti Pekalongan, yang memang terkenal dengan penggunaan warna-warna cerah, yang berbeda dengan batik Yogya-Solo yang terkenal dengan batik-batik warna klasik, seperti soga.

Diperkirakan teknik colet muncul seiring dengan penggunaan zat pewarna batik dari bahan kimia, yang memang jika di”colet”kan pada selembar kain putih, warnanya akan langsung melekat. Berbeda dengan zat pewarna alami yang membutuhkan proses pencelupan yang lama, perebusan, dan sebagainya untuk membuat zat pewarna alami tersebut meninggalkan warna yang diinginkan.

Teknik “colet”, seperti namanya memang dilakukan dengan menyapukan zat  warna (Jawa: mencolet) dengan kuas atau kapas (seperti cotton bud), atau kadang juga dilakukan dengan proses mencanting malam panas yang sudah diberi warna.

Proses pencoletan dilakukan dengan sangat sederhana. Pola-pola yang sudah digambar di atas selembar kain mori putih – apakah dengan cantik tulis atau dengan cap – menjadi kanvas yang siap diwarnai.

Pola yang dibentuk oleh coretan malam berfungsi sebagai pembatas warna, ketika kuas yang sudah dicelup zat warna disapukan di dalam pola tersebut, warna tidak “meleber” ke bagian lain karena dibatasi oleh malam tersebut.


Di sini, kehati-hatian dan ketekunan dari pembatik sangat dibutuhkan, agar ketika mereka sedang mencoletkan warna, tidak ada warna yang menetes, tidak ada warna yang keluar dari pola yang sedang diwarnai.

Kreatifitas pembatik juga menjadi tidak terbatas – belakangan teknik-teknik pencoletan warna yang lain juga dikenal, seperti teknik pewarnaan yang menyerupai teknik airbrush yang menghasilkan gradasi warna yang halus. Di sini, pembatik tidak lagi hanya sekedar pembatik, tetapi mereka sebenarnya juga adalah seniman-seniman pelukis.

Diperkenalkannya teknik colet warna ini memang membuat khazanah batik Indonesia menjadi lebih berwarna, proses yang dibutuhkan untuk menghasilkan sepotong kain batik juga relatif lebih cepat (jika dibandingkan warna-warna tersebut dihasilkan dengan teknik celup), serta membuat harganya juga jadi semakin terjangkau.


[kepulauanbatik.com]

BATIK SEMARANG – Banyak orang yang tidak tahu bahwa kain perca sangat bermanfaat, terutama kain perca batik khususnya. Biasanya setelah sehelai kain selesai dijahit atau dibuat pakaian, sisanya akan terbuang sia-sia. Padahal sisa-sisa kain itu masih bisa dimanfaatkan menjadi bermacam-macam kerajinan yang fungsional.

Ada beberapa jenis kain perca batik yang masing-masing berbeda jenis bahan. Dua diantaranya yang paling banyak adalah jenis kain batik dari bahan katun dan sunwosh.

Kain perca batik bisa dimanfaatkan menjadi beberapa bentuk kerajinan yang fungsional dan bernilai jual, misalnya :
  • Tas
  • Sandal
  • Taplak meja
  • Sprei, sarung bantal dan sarung guling
  • Tudung saji dan tutup gelas
  • Bros
  • Keset
  • Rok atau daster, dan lain-lain


Memanfaatkan kain perca sebagai bahan baku utama pembuatan aneka kerajinan ternyata bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Dari kain sisa jahitan yang awalnya tidak bernilai, bisa dikreasikan menjadi berbagai macam produk kerajinan yang memiliki fungsi dan harga jual cukup tinggi.

Dengan memproduksi aneka macam produk kerajinan kain perca, tentunya Anda bisa membidik pangsa pasar yang cukup luas. Sebut saja produk kebutuhan rumah tangga seperti bed cover, sprei, keset, dan lain-lainbisa Anda pasarkan untuk kalangan ibu-ibu. Sedangkan untuk produk boneka, kotak pensil, tas, dan dompet handpone, bisa Anda tujukan untuk konsumen anak-anak maupun kaum remaja.

Untuk memulai bisnis kerajinan kain perca, ada beberapa persiapan yang harus Anda perhatikan.
  1. Pertama-tama tentukan ide dan desain produk yang akan Anda produksi. Sesuaikan desain yang Anda buat dengan target pasar yang ingin Anda bidik. Contohnya saja desain warna-warni cerah untuk konsumen anak-anak dan remaja, sedangkan untuk konsumen ibu-ibu bisa memilih desain yang lebih simpel dengan warna yang lebih kalem.
  2. Perluas pengetahuan dan kemampuan Anda dengan membaca buku-buku kreasi perca maupun searching model-model baru dari internet. Langkah ini cukup penting agar produk Anda tidak ketinggalan zaman.
  3. Persiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung. Mulai dari mesin jahit, benang, jarum, gunting, dan lain sebagainya.
  4. Jalin kerjasama dengan pemasok kain perca. Bisa saja Anda mendapatkan kain perca dari tukang jahit di sekitar kota Anda, atau dari toko-toko kain yang memiliki sisa potongan kain cukup banyak. Bisnis kerajinan kain perca termasuk salah satu peluang usaha yang bisa dijalankan dengan modal kecil namun menjanjikan untung yang cukup besar bagi pelakunya. Bahan baku kain perca bisa Anda dapatkan dengan harga murah meriah dari para penjahit maupun pabrik konveksi yang ada di sekitar lokasi Anda. Bahkan bila Anda sudah menjalin hubungan baik dengan pelaku bisnis konveksi, pasokan potongan kain sisa bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma alias gratisan dari rekanan bisnis Anda.


Kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha yaitu tingkat persaingan produk yang semakin ketat. Saat ini sudah banyak pelaku bisnis yang memproduksi aneka macam barang daur ulang untuk merebut perhatian konsumen. Selain itu, terkadang bahan kain perca yang Anda dapatkan tidak semuanya berkualitas bagus. Hal ini membuat kualitas produk Anda juga akan ikut menurun. Karenanya untuk menghindari resiko tersebut, sebelumnya lakukanlah penyortiran untuk memisahkan kain perca yang berkualitas bagus dan yang kurang berkualitas.


Strategi Pemasaran

Dalam memasarkan produk kerajinan daur ulang, Anda bisa menitipkan hasil kreasi yang telah dibuat ke beberapa kios souvenir maupun toko perabot rumah tangga yang ada di sekitar lokasi bisnis Anda. Dengan strategi pemasaran tersebut, Anda bisa menggunakan sistem konsinyasi (titip jual) maupun sistem jual putus kepada partner bisnis Anda.

Selanjutnya Anda juga bisa memperluas pasar dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran maupun bazar produk UKM yang diadakan pihak pemerintah maupun swasta. Melalui event seperti pameran dan bazar, Anda bisa mengenalkan produk kerajinan daur ulang kain perca kepada masyarakat luas, sehingga peluang Anda untuk mendapatkan pelanggan maupun partner kerja yang cukup potensial semakin terbuka lebar.

Strategi promosi juga bisa Anda jalankan melalui jaringan internet. Sekarang ini peran media online bagi pemasaran produk sudah tidak perlu diragukan lagi, jadi Anda bisa memanfaatkan kondisi tersebut dengan membuat website, blog, facebook, twitter, atau bergabung dengan forum-forum diskusi via online untuk memperluas peluang pasar yang Anda miliki.


Kunci Sukses

Kreativitas dan ketekunan Anda dalam merangkai potongan-potongan kain sisa menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, menjadi kunci kesuksesan bagi Anda ketika menjalankan bisnis daur ulang kain perca. Meskipun kejenuhan terkadang menghampiri Anda ketika memproduksi aneka macam kerajinan, namun dengan tekad dan niat yang kuat, Anda bisa melalui hambatan tersebut dan terus berkarya menciptakan produk-produk baru yang diinginkan para konsumen. Carilah ide-ide segar untuk menciptakan produk baru yang tentunya digemari para pelanggan. Dengan memanfaatkan kain perca sebagai peluang usaha, untung jutaan rupiah pun bisa Anda dapatkan setiap bulannya. Semoga informasi peluang bisnis untuk pekan ini bisa menjadi inspirasi usaha bagi para pembaca. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang.



[butikkaffah.wordpress.com]
Ilustrasi membatik

BATIK SEMARANG – Untuk membuat ukiran batik, pengrajin biasanya harus menggunakan malam atau lilin yang harus dipanaskan di atas api. Bagi mereka yang belum terbiasa, malam panas adalah bagian yang tak menyenangkan karena kerap kena kulit.

Nah, seorang pria asal Cirebon menciptakan inovasi baru dalam membatik supaya lebih aman, yakni mengganti penggunaan malam dengan lem. Namanya, Ade Supriyadi.

Sejak 2008 lalu, dia mencetuskan lem sebagai pengganti malam. Namun, baru-baru inilah dia berani memperkenalkan teknik ini ke masyarakat luas, khususnya pelajar.

"Selama ini membatik pakai malam yang harus dipanaskan di atas kompor. Dan menurut saya, itu berbahaya bagi anak-anak yang baru belajar membatik. Untuk itu, saya mencari alternatif lain dengan bahan dan cara yang lebih aman," kata Ade.

Untuk itu, iapun membuat bahan lem khusus batik. Ade mencampurkan tepung tapioka, terigu, kopi, lalu direbus dengan air. Cantingnya pun diganti dengan menggunakan botol plastik kecil, yang memiliki ukuran lubang yang berbeda.

"Mirip dengan cotton bud yang ujungnya berlubang atau dibuat seperti tipe x yang cair. Tapi saya tidak pakai cotton bud karena kesannya kotor. Selain itu, batik yang saya kembangkan ini mempunyai keunggulan tersendiri."

Salah satunya, kata dia, bisa dilakukan dalam waktu singkat di air yang tidak mendidih. Selain itu, batik dengan lem bisa langsung dicelupkan pewarna dan penguat, walau kondisinya masih basah. Berbeda dengan batik konvensional yang harus menunggu sampai kering dulu.

Ia menambahkan batik lem ciptaannya juga bisa dilakukan di media lain. Seperti seluruh jenis sepatu, bahkan kulit manusia. Meski begitu, masih banyak kekurangan dari batik lem tersebut.

"Kekurangannya kalau pertama di cuci kainnya masih agak keras karena sifat lem nya masih menempel jadi harus 3-4 kali cuci. Keringnya memang agak lama terus kalau mau dicelup pakai pewarna harus bolak balik mewarnainya agar setelah dicelup di air warnanya makin tajam," ungkap Ade.

Sementara itu, inovasinya tersebut diperkenalkan di acara pameran yang diselenggarakan oleh SMPN 6 Kota Cirebon bekerja sama dengan Komunitas Kuno Kini Nanti.



[otonomi.co.id]
Ilustrasi: kayanabatik.co.id
BATIK SEMARANG – Anda yang menggunakan hijab kadang bingung menggabungkan hijab dengan baju batik kerjanya. Nah mari bahas sedikit agar Anda bisa mengkombinasikan antara semua hijab dan baju batik yang Anda punya. Simak yuk tips-tips di bawah ini :


Pilih yang sesuai dengan corak dasarnya

Perpaduan baju batik yang memiliki corak dasar dominan maka pilihlah hijab warna dasar baju tersebut yang pasti hijabnya harus polos.


Jangan menumpuk banyak motif

PAnda yang memiliki model baju kerja yang memiliki motif yang bertumpuk, jangan sekali-kali memakai hijab yang bermotif rame juga karena akan memperburuk penampilan Anda. Gunakan hijab yang senada dengan warna dasar dari batik tersebut.


Kreasi warna boleh saja tapi ada aturannya

Yang menjadi perhatian Anda memandukan baju batik dengan hijab/kerudung yaitu membatasi warna hijab, jika baju batik kerja sudah banyak warna dan motif maka pakailah hijab yang sederhana. Seperti, batik Anda berwarna ungu, lalu Anda menggunakan warna ungu dengan gradasi yang sama maka ini bukan perpaduan yang bagus karena justru tampilan Anda terlihat mati.


Pilih warna hijab yang lebih menonjol

Jika warna baju batik memiliki warna geometris dan warna hitam dan putih maka hindari mengenakan hijab yang bercorak juga, pilihlah warna hijab yang polos agar batik lebih menonjol.



[prelo.co.id]

BATIK SEMARANG – Baju batik kerja wanita dirancang khusus untuk menemani hari-hari Anda beraktivitas di kantor. Batik yang sedang tren hingga sekarang baik dikalangan muda atau kalangan orang tua, dengan model baju batik yang lebih elegan lebih sopan dengan detail yang lebih rapi, dibuat semi formal atau formal. Terutama didunia kerja, kadang baju batik ada hari tersendiri khusus digunakannya. Dengan motif-motif yang cantik disajikan pengrajin batik yang memiliki ciri khas dan kesan tersendiri pada setiap motif batik, sehingga memberikan pilihan  untuk para wanita karir.

Baju batik buat kerja? Pasti kelihatannya kuno banget. Pasti di pikiran Anda terlintas seperti itu, eits tunggu dulu, Anda saat ini baju batik telah hadir dengan berbagai model. Baik itu untuk acara formal, non formal, seminar hingga acara pernikahan. Jadi baju batik tidak hanya untuk orang tua saja karena designnya kini sudah disesuaikan dengan usia pemakai.

Desain dan motif batik menyesuaikan dengan karakter  wanita karir yang sukses dalam pekerjaannya dengan warna motif menonjol dan desain yang anggun. Blouse batik yang sesuai dikenakan oleh para wanita terutama yang suka tampil simpel namun tetap menarik dan rapi. Dengan motif batik yang beragam membuat batik ini banyak diminati oleh para wanita karir. Selain simpel batik juga bisa dipadu padankan dengan celana panjang atau rok.

Pakaian batik sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan penampilan Anda, yang identik pakaian resmi tetapi tidak mengurangi keanggunan yang dimiliki oleh pemakainya, sehingga membuat Anda sebagai wanita karir merasa tambah dan terlihat lebih percaya diri.

Semua baju kerja terlihat formal, dengan warna baju yang terlihat monoton seperti biru, putih, hitam dengan diselingi batik yang bercorak dan bermotif cerah serta ceria membuat yang menggunakan dapat terlihat modis dan dinamis sehingga membuat suasana kerja lebih berwarna dan menyenangkan dengan berbagai busana pilihan.

Berbagai model baju batik untuk kerja tedapat pilihannya mulai dari yang berlengan panjang hingga berlengan pendek. Perpaduan antara warna-warna corak batik memberikan nilai tersendiri, seperti:


Outer batik

Outer batik yang dipakai untuk kerja dengan perpaduan warna antara orange dan biru tosca, dengan warna yang kontras berbeda tetapi membuat penampilan Anda terlihat smart lho. Bahkan outer batik dikombinasikan dengan banyak warna maka akan terlihat sangat manis.


Batik kerah berbentuk pita memanjang

Dengan balutan batik kerah pita membuat wanita karir memiliki kesan simpel dan praktis apalagi dipadukan dengan celana jeans.


Blazer batik

Blazer batik sangat cocok untuk dipakai kerja. Selain tampak lebih formal, dengan blazer batik membuat tampilan kamu menjadi lebih rapi.



[prelo.co.id]
BATIK SEMARANG – Batik Indonesia saat ini masih menjadi pilihan berbusana dan juga semakin di kenal di berbagai belahan dunia. Dengan berbagai kreasi warna, motif, serta bahan yang berkualitas, batik Indonesia disukai dan dipuja dunia. Batik Indonesia berkualitas tinggi, tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dipakai. Sekarang ini, trend batik tidak hanya untuk pakaian. Sepatu, dompet, dan tas dikreasikan sedemikian rupa dengan penambahan kain batik, sehingga barang tersebut terlihat lebih unik dan menarik. Selain eksplorasi bentuk dan desain batik pada fashion, bahan dan media untuk membatik juga dikembangkan, misalnya batik kulit.

Sandal Batik Kulit

Dari segi pembuatannya, batik bisa dibedakan menjadi empat, yaitu batik tulis, batik cap, batik print, dan batik lukis. Dan keempat proses pembuatan tersebut bisa diaplikasikan pada kulit. Untuk jenis kulit yang digunakan, para pengrajin biasanya menggunakan kulit domba dan sapi.

Sabuk Batik Kulit

Proses pembuatan batik kulit yaitu diawali dengan menyiapkan bahan kulit. Bahan kulit yang digunakan yaitu kulit mentah dan kulit split. Kulit mentah merupakan kulit yang langsung digunakan untuk proses pembuatan kerajinan kulit tanpa proses kimiawi. Sedangkan kulit split merupakan kulit yang sudah melalui proses kimiawi di pabrik ataupun tempat lainnya.

Proses selanjutnya yaitu pengolahan kulit, kulit direndam dengan menggunakan air selama satu hari hingga lunak. Kemudian direntangkan dengan menggunakan tali dan pigura kayu yang kuat. Selanjutnya, kulit tersebut dijemur dibawah terik matahari sampai kering. Kulit yang sudah kering segera ditipiskan dengan cara dikerok. Bagian yang dikerok adalah bagian rambut, dan sisa-sisa daging yang masih melekat di bagian dalam. Kulit dikerok dengan menggunakan pisau. Kulit bagian dalam dikerok terlebih dahulu dan lebih banyak dikurangi agar diperoleh kulit yang berkualitas. Setelah itu, baru dilanjutkan pengerokan kulit bagian luar, yang hanya sedikit karena bila dilakukan pengurangan terlalu banyak maka kulit yang dihasilkan akan menjadi mudah patah bila dilipat. Bila perlu, pada bagian ini hanya dihilangkan rambut-rambutnya saja dan dibersihkan dengan air. Terdapat beberapa metode yang digunakan untuk mempermudah pengerokan, seperti merendam kulit dengan air mendidih, dan dengan menggunakan air kapur sebelum direntangkan. Torehan pisau pada proses pengerokan hanya dilakukan satu arah dari atas ke bawah. Setelah kulit ditipiskan, sisa-sisa kerokan dibersihkan dengan air dan bagian yang dikerok dihaluskan dengan amplas. Selanjutnya, dijemur pada terik matahari hingga kering secara merata.

Sepatu Batik Kulit

Setelah kering, mulailah membentuk desain batik yang akan dibuat pada permukaan kulit yang akan dibatik. Desain batik bisa dipilih sesuai selera, bisa motif batik tardisional, modern, kontemporer maupun abstrak. Proses pembatikannya sama dengan proses membatik pada kain batik. Dari proses mencanting, mewarna hingga melorod. Bahan pewarnanya pun juga sama dengan pewarna tekstil untuk kain.

Setelah proses pembatikan selesai, bahan kulit tersebut baru dibuat produk fashion seperti tas, sepatu, sandal, ikat pinggang, gelang, dan lain sebagainya. Kerajinan batik kulit ini memiliki kisaran harganya mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Untuk anda yang berkantong tebal, harga bukanlah masalah asalkan anda merasa puas dengan produk yang dibeli. Selain bisa tampil gaya sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Tas Batik Kulit

Jika sahabat Fitinline ingin membeli produk batik kulit, untuk mengecek kualitas kulit yang digunakan, anda bisa mencium baunya maka bahan kulit tersebut akan berbau agak amis. Untuk perawatan fashion atau kerajinan berbahan batik kulit sebaiknya simpan di tempat yang tidak lembab, simpan di lemari dalam kadar oksigen cukup, agar tidak jamuran. Anda bisa menyimpannya dalam kantong berbahan kain, simpan dengan cara digantung, jangan dilipat agar bentuknya tidak berubah. Jika tas atau sepatu berbahan batik kulit terkena noda, basahi bagian yang terkena noda. Kemudian dengan menggunakan kain kasar yang sudah dicelup dengan sabun pencuci kain batik, usap bagian yang kotor dengan perlahan. Hindari menjemur di bawah terik matahari. Jika basah, cukup diangin-anginkan untuk menjaga warna batik dan kualitas kulit. Jika barang berbahan batik kulit disimpan dalam waktu yang cukup lama, keluarkan dari kantong penyimpanan untuk diangin-anginkan. Jika barang berbahan batik kulit berjamur, anda bisa menghilangkannya dengan lap lembut. Anda juga dapat memasukkan produk anti lembab seperti silica gel agar kulit tidak mudah berjamur.


[fitinline.com]